Dewan Komisaris


H. ZAINAL FANANI

Komisaris Utama Independen

Warga Negara Indonesia, 55Tahun. Lahir di Ngawi, 24 Oktober 1964. Sejak 21 Agustus 2018 menjabat sebagai Komisaris Utama Independen PT Bank NTB Syariah Syariah. Memulai karir di Bank Syariah Mandiri (BSM) sebelumnya bernama Bank Susila Bakti (BSB) sejak Desember Tahun 1990 terdaftar sebagai peserta ODP s.d Mei 2014.  Tahun 2000 pasca konversi BSB menjadi BSM dipercaya sebagai Kepala Cabang hingga akhir Tahun 2002, selanjutnya menjabat sebagai kepala Divisi Perencaan hingga tahun 2007 mengantarkan beliau untuk dipercaya sebagai Direktur Kepatuhan selama periode 2007 s.d 2014. Karir sukses dalam perbankan membuat LPPI tertarik bekerjasama hingga saat ini sebagai konsultan/staf ahli guna melakukan pengembangan dan evaluasi program perbankan dan jasa keuangan syariah. Menyelesaikan Pendidikan S1 di Institut 10 November Surabaya pada tahun 1989 dengan jurusan Tekhnik Sipil – Transportasi.


H. MUSLIHUN

Komissaris Independen

Warga Negara Indonesia, 45 Tahun. Dilahirkan di Desa Rensing – Sakra Lombok Timur tanggal 13 Mei 1974 . Menjabat sebagai Komisaris Independen PT Bank NTB Syariah Syariah sejak tanggal 21 Agustus 2018. Aktif sebagai Dosen di Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Universitas Islam Negeri Mataram hingga sekarang.  Sejak tanggal 31 Juli 2017 aktif menjadi Koordinator Pelaksana Teknis Sekretariat Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat.


H. Muhammad Nur

Komisaris

Warga Negara Indonesia, 60 tahun, dilahirkan di Bima pada tanggal 28 Desember 1957. Menjabat sebagai Komisaris PT Bank NTB Syariah Syariah sejak 21 Agustus 2018, yang sebelumnya juga menjabat sebagai Komisaris pada PT Bank NTB Syariah sejak tanggal 25 September 2015. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi NTB sejak tahun 2010. Menyelesaikan pendidikan S1 Ilmu  Hukum di Fakultas Hukum Universitas Mataram Nusa Tenggara Barat pada tahun 1983 dan menyelesaikan pendidikan S2 Ilmu Pemerintahan di Universitas Udayana Bali pada tahun 2005.