X

Berita

Kinerja Positif 2019 Jadi Modal Kuat Bank NTB Syariah Pada 2020

Kinerja-Positif-2019-Jadi-Modal-Kuat-Bank-NTB-Syariah-Pada-2020.html

MATARAM - Kinerja positif yang dicapai Bank NTB Syariah pada 2019 menjadi modal kuat bank daerah itu untuk meningkatkan kinerja pada 2020. Berdasarkan cacatan managemen yang dirilis pada rabu (4/3/2020), secara umum, kinerja Bank NTB Syariah berada di atas rata-rata industri perbankan syariah nasional.

Direktur Utama Bank NTB Syariah, H Kukuh Raharjo menyebutkan, aset bank tercatat sebesar Rp8.640 miliar atau tumbuh 22,76 persen (yoy), dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun mencapai Rp6.816 miliar atau tumbuh 38,50 persen (yoy), pembiayaan mencapai Rp5.582 miliar atau tumbuh 14,64 persen (yoy) dan laba tercapai sebesar Rp163 miliar (audit) atau tumbuh 7,47 persen (yoy).

“rasio-rasio keuangan menunjukkan hasil yang positif dibandingkan tahun 2018. Misalnya NPF 1,36 persen, ROA 2,56 persen, ROE 12,05 persen, CAR 35,47 persen, BOPO 76,83 persen, NI 5,51 persen dan FDR 81,89 persen,”ungkapnya.
"Kita tidak ingin terlihat gemuk tapi berlemak, tapi kita ingin menjadi besar, kuat dan berotot," ujar Kukuh.

Menurut Kukuh, capaian tersebut menunjukkan bahwa secara umum Bank NTB Syariah berhasil mencapai target yang ditetapkan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) tahun 2019. Pertumbuhan kinerja dalam perjalanan setahun konversi Bank NTB Syariah menjadi Bank Umum Syariah, salah satunya didukung oleh kehandalan jaringan distribusi yang dimiliki oleh Bank NTB Syariah.

Ia menjelaskan bahwa saat ini Bank NTB Syariah memiliki jaringan kantor sebanyak 45 unit, tersebar di seluruh wilayah NTB maupun Surabaya dan merupakan yang terbanyak di Provinsi NTB. Jaringan kantor tersebut diantaranya terdapat 12 kantor cabang, 21 kantor cabang pembantu, 7 kantor kas serta 4 kantor pelayanan.

Layanan ATM saat ini berjumlah 200 unit yang tersebar di seluruh wilayah NTB sebanyak 199 unit, di antaranya untuk Pulau Lombok sebanyak 127 unit, dan Pulau Sumbawa sebanyak 72 unit, sedangkan 1 unit ditempatkan di Kantor Cabang Surabaya.
“Begitu juga untuk mesin EDC kita di akhir tahun 2019 sebanyak 403 unit dan telah dilakukan "Redesign and Features Enrichment" Bank NTB Syariah Mobile atau penyegaran tampilan Mobile Bank NTB Syariah menjadi semakin eye cathing dan user friendly serta pengkayaan fitur-fitur transaksi,”ungkapnya.

Diharapkan posisi mobile banking Bank NTB Syariah sebagai salah satu media alternatif transaksi perbankan yang setara kualitasnya dengan media pada Bank Nasional, sehingga mampu menjawab kebutuhan dan meningkatkan kenyamanan transaksi yang dilakukan oleh nasabah.

"Alhamdulillah Bank NTB Syariah terus dapat menjaga dan mengelola aspek–aspek tersebut selaras dengan konsistensi pelaksanaan prinsip good corporate governance yang tetap berlangsung dengan baik. Semoga ditahun 2020 ini kinerja kami lebih baik dari tahun 2019 sehingga mampu berkontribusi untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat NTB," ucap Kukuh.

Dewan Komisaris Bank NTB Syariah, H M Nur, juga menyadari bahwa tantangan ekonomi secara makro memang ada pelambatan, khususnya adanya berbagai kejadian global, seperti wabah virus Corona yang berdampak terhadap investasi dan mobilitas. Namun, Bank NTB Syariah yang bergerak di NTB, tetap eksis secara normal karena operasionalnya fokus pada pembiayaan dan penghimpunan dana di daerah.

"Kami terus mendorong kinerja Bank NTB Syariah untuk tetap terjaga dengan cara melakukan pemetaan di mana titik-titik yang berpotensi pembiayaan dan penghimpunan dana, kemudian melakukan pengembangan serta evaluasi. Hal itu tentunya yang menjadi garda terdepan adalah para kepala kantor cabang,"ungkap HM Nur.

Sumber : http://rri.co.id/mataram/post/berita/798087/ekonomi/kinerja_positif_2019_jadi_modal_kuat_bank_ntb_syariah_pada_2020.html

Related