X

Berita

Bank NTB Syariah Qurban 64 Ekor Sapi

MATARAM (Radar Lombok) – Pandemi virus Corona (Covid-19) bukan menjadi halangan bagi manajemen, pegawai beserta mitra dari Bank NTB Syariah untuk berbagi di hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah. Sudah menjadi kegiatan rutin, setiap lebaran Idul Adha, Bank NTB Syariah menyiapkan hewan kurban untuk dibagi kepada masyarakat kurang mampu di seluruh wilayah NTB.

Bahkan disuasana pandemi Covid-19 ini, jumlah hewan kurban yang dipotong oleh manajemen, pegawai dan mitra Bank NTB Syariah meningkat hampir 50 persen dari lebaran Kurban tahun 2019 lalu. Tahun ini, Bank NTB Syariah memotong hewan kurban sebanyak 64 ekor sapi. Sementara tahun lalu (2019), sebanyak 40 ekor sapi.

Pemotongan hewan kurban sapi serentak dilaksanakan Sabtu (1/8) di 11 kantor cabang dan 1 kantor pusat. Selain itu hewan kurban juga diberikan untuk dipotong di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center (IC), dan juga pemegang saham (pemerintah kabupaten/kota) di NTB. Bahkan, untuk pemotongan hewan kurban, Direktur Utama Bank NTB Syariah H Kukuh Rahardjo ikut langsung menyembelih sapi hewan kurban.

Direktur Utama Bank NTB Syariah H Kukuh Rahardjo menyebut penambahan jumlah hewan kurban lebih banyak dari tahun sebelumnya, lebih dikarenakan semakin meningkatnya kepedulian dan pemahaman pegawai Bank NTB Syariah dalam berbagi kepada masyarakat kurang mampu.

“Untuk 1 ekor sapi, dikumpulin 7 orang pegawai melalui proses menabung untuk membeli hewan kurban dan semuanya itu sapi,” sebut Kukuh.

Untuk pemotongan hewan kurban, khususnya di kantor pusat Bank NTB Syariah terdapat 10 ekor hewan kurban sapi. Selanjutnya sebanyak 54 ekor sapi hewan kurban lainnya disebar ke 11 kantor cabang, pemegang saham dan juga di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center.

Adapun pembagian daging hewan kurban dari jumlah 64 ekor sapi hewan kurban Bank NTB Syariah tersebut diperkirakan sekitar 9.000 orang mustahik atau masyarakat kurang mampu berhak menerima yang tersebar di seluruh NTB. Penyerahan hewan kurban dibagikan langsung oleh panitia dari Bank NTB Syariah dengan tetap menerapkan prtokol kesehatan penanganan Covid-19.

Selain itu, panitia dari tim Bank NTB Syariah juga membagikan daging hewan kurban langsung ke sejumlah masyarakat yang ada di perkampungan sesuai dengan nama yang sudah diajukan oleh masing-masing kepala kampung. “Untuk 1 ekor sapi hewan kurban itu bisa diberikan kepada 125 hingga 150 orang penerima,” sebutnya.

Bagi Kukuh, makna berkurban di tengah masa pandemi Covid-19 bagi manajemen, pegawai dan mitra Bank NTB Syariah adalah ikhlas berbagi kepada masyarakat yang terdampak ekonomi. Karena pandemi Covid-19 ini masyarakat merasakan dampak langsung dari pendapatan dan lainnya. “Keihklasan kita untuk berkurban, memberikan sesua itu dengan ikhlas. Mudah mudahan saat pandemi, ini segenap pegawai mempunyai keikhlasan membantu masyarakat terdampak pandemi Covid-19,” harapnya. (luk/*)

Related