X

Berita

Bank NTB Syariah Meraih Penghargaan Tertinggi Wajib Pajak

MATARAM - PT Bank NTB Syariah menerima Penghargaan sebagai Wajib Pajak Berkontribusi Signifikan Tahun 2019 di aula Rinjani Kanwil DJP Nusra, di Mataram, Rabu malam (12/02).

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Nusa Tenggara, Belis Siswanto, kepada Direktur Utama Bank NTB Syariah, Kukuh Rahardjo.

"Kami ucapkan terima kasih kepada DJP Nusra yang telah membantu kami dalam memenuhi kewajian pajak kami kepada negara, sehingga pada malam hari ini kami bisa menerima apresiasi sebagai kontributor pajak terbesar di NTB," ujar Kukuh dalam testimoninya. 

Sejalan dengan konversi dari konvensional menjadi bank syariah, terbukti bahwa kontribusi Bank NTB Syariah kepada negara melalui pembayaran pajak tidak menurun. Total pajak yang disetorkan Bank NTB Syariah mencapai Rp 90 miliar pada 2019, baik dalam bentuk pajak badan maupun pajak yang dipungut dari bagi hasil kepada nasabah simpanan.

Kukuh menambahkan bahwa selain sebagai wajib pajak, Bank NTB Syariah juga merupakan Bank Persepsi untuk menerima setoran pajak. "Jadi kami persilahkan bagi Bapak Ibu yang memiliki kewajiban pajak, bisa membayarkannya melalui kami," tutupnya.

Dengan dukungan jaringan kantor yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota Se-NTB dan Surabaya, penunjukan Bank NTB Syariah sebagai bank persepsi akan memudahkan masyarakat yang ingin menyetorkan pajaknya. Apalagi dengan adanya aplikasi Modul Penerimaan Negara Generasi Ketiga (MPN G3) untuk mendukung pembayaran pajak sudah berjalan.

Dalam sambutannya, Kepala Kanwil DJPB NTBSyarwan mengucapkan terima kasih kepada seluruh wajib pajak berkontribusi signifikan tahun 2019. “Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk ucapan terima kasih dan apresiasi kami kepada Bapak Ibu yang telah berkontribusi signifikan terhadap pembangunan Negara,” ujarnya.

Kepala Bappenda NTB H. Iswandi mewakili Gubernur NTB menambahkan bahwa penerimaan pajak negara sangat penting untuk pembangunan daerah. “Kontribusi pajak sangat mempengaruhi pembangunan daerah, oleh karena itu sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak”, katanya. (Al)

Related