Berita

600 Karyawan Bank NTB Syariah I’tikaf di IC

MATARAM - Bank NTB Syariah menggelar kegiatan I’tikaf Ramadan 1440 Hijriyah di Ballrom Islamic Center Hubbul Wathan, Jumat (24/5). Kegiatan ini digelar dari Jumat (24/5) sore hingga Sabtu (25/5) pagi. 
I’tikaf ini diikuti seluruh pegawai, keluarga, beserta para purna tugas. ”Kami menginisiasi seluruh keluarga besar Bank NTB Syariah bisa terlibat,” kata Direktur Utama Bank NTB Syariah H Kukuh Rahardjo, Jumat (24/5).
Pada I’tikaf Ramadan kali ini, Bank NTB Syariah memberikan santunan kepada yatim, dhuafa, dan purna tugas. Paket santunan anak yatim-dhuafa 100 paket, sedangkan purna tugas 150 paket. 
”Selama ini Bank NTB Syariah besar berkembang adanya purna tugas yang berkontribusi . Ini sebagai salah satu ucapan terima kasih kami ke pensiunan,” jelasnya.
Kegiatan ini juga diisi dengan menggelar bazar murah. Bazar murah kerja sama dengan pemerintah daerah. ”Untuk memberikan santunan dan bazar murah, barangnya dari produk UKM yang kerja sama dengan PLUD,” ujarnya.
Selama kegiatan I’tikaf diisi dengan tausiah, santunan, buka puasa, tarawih, muhasabah, dan tilawah khotmil dibagi 30 kelompok. Masing-masing kelompok akan muraja’ah satu juz, jadi bisa satu Alquran penuh 30 juz. Kegiatan dini harinya dilanjutkan tahajud berjamaah sampai sahur dan shubuh berjamaah. 
”Kalau kami hitung ada sekitar 600 orang mengikuti kegiatan ini. Insya allah kegiatan serupa bisa berlanjut di tahun mendatang,” terangnya.
Dengan kegiatan ini sebenarnya ingin menanamkan rasa syukur setelah konversinya Bank NTB Syariah. Termasuk atas capaian kinerja Tahun 2018. Semoga capaian ini bisa terus berlanjut bagus di tahun berikutnya. 
”Kami juga ingin berbagi kepada masyarakat NTB, sekaligus menggandeng pensiunan menjadi wahana dakwah Bank NTB Syariah,” imbuhnya. 
Ia menjelaskan, Ramadan merupakan bulan terbaik di antara sebelas bulan lainnya. Sehingga patut menjadi pilihan untuk mengucapkan rasa syukur kepada sang pencipta atas anugerah yang diberikan ke Bank NTB Syariah. 
”Mudah-mudahan dengan kami berupaya dekat dengan Allah swt, maka Allah SWT akan selalu bersama kami,” tuturnya.
Intinya kegiatan kebaikan itu bisa dimulai secara perorangan, institusional, atau kelompok. Pihaknya menilai dengan Bank NTB konversi ke Syariah, tentunya secara institusional harus berhijrah juga. 
”Melalui ini institusional bisa mengajak untuk kebaikan. Artinya kebaikan kepada seluruh pegawai dan keluarga besar,” terangnya.
NTB bila dinilai dari kadar religiusnya cukup tinggi. Sehingga mampu menelurkan hafiz-hafiz di daerah ini. Jadi dengan ada event keagamaan seperti ini bisa mempercepat proses recovery. ”Karena sejauh ini pascagempa belum bisa berjalan optimal,” ujarnya. 
Dalam mengisi bulan Ramadan, Bank NTB Syraiah telah menyalurkan wakaf Alquran. Sebanyak lima ribu Alquran disalurkan dengan sasaran pondok pesantren, masjid, dan tempat kegiatan ibadah lainnya. 
”Penyaluran Alquran gratis, karena perusahaan menghimpun dana wakaf dari masyarakat, nasabah, dan pegawai,” tambahnya.
Kegiatan yang digelar merupakan rangkaian lanjutan semua agenda setiap cabang-cabang Bank NTB Syariah. Misalnya dengan kegiatan santunan dan kegiatan keagamaan lainnya. ”Setiap hari Jumat cabang-cabang memberikan takjil gratis,” jelasnya (nur/lpost)

Related